Cara memasang pending order di MT5 HP cukup mudah. Kamu hanya perlu memilih jenis pesanan, menentukan harga, lalu mengirim order melalui aplikasi.
Dengan pending order, kamu bisa menyiapkan transaksi pada harga tertentu tanpa menunggu di depan chart. Namun, pesanan baru bisa membuka posisi ketika kondisi harga dan persyaratan eksekusi terpenuhi.
Panduan berikut menggunakan MT5 Android. Nama serta letak menu bisa berbeda sesuai versi aplikasi dan pilihan bahasa.
Pahami Perbedaan Buy Limit dan Sell Limit
Sebelum memasang order, pahami dulu fungsi keduanya:
- Buy Limit: pesanan beli pada harga di bawah Ask saat ini.
- Sell Limit: pesanan jual pada harga di atas Bid saat ini.
Agar lebih jelas, perhatikan dua contoh terpisah berikut:
| Jenis order | Contoh harga saat ini | Harga pesanan |
|---|---|---|
| Buy Limit | Ask EURUSD 1.1000 | 1.0950 |
| Sell Limit | Bid EURUSD 1.1000 | 1.1050 |
Pada contoh Buy Limit, kamu menunggu harga turun menuju level pembelian. Sebaliknya, contoh Sell Limit menunjukkan pesanan jual pada harga yang lebih tinggi. Angka tersebut hanya contoh pengisian, bukan sinyal trading. www.metatrader5.com

1. Buka Instrumen melalui Quotes
Pertama, login ke akun MT5 dan buka menu Quotes. Ketuk instrumen yang ingin kamu gunakan, misalnya EURUSD, lalu pilih New Order/Order Baru.
Jika EURUSD atau instrumen lainnya belum muncul, ikuti panduan cara menambah pair atau instrumen di MT5 HP.
Untuk latihan, gunakan akun demo terlebih dahulu.
2. Pilih Jenis Pending Order
Selanjutnya, ketuk kolom jenis order yang biasanya menampilkan Market Execution atau mode eksekusi lainnya.
Pilih Buy Limit jika kamu ingin menyiapkan pembelian di bawah Ask saat ini. Sementara itu, gunakan Sell Limit untuk menyiapkan penjualan di atas Bid saat ini.
3. Masukkan Volume dan Harga Pesanan
Pada kolom Volume, isi ukuran lot sesuai batas risiko. Setelah itu, masukkan harga entry pada kolom Price.
Sebagai contoh latihan, isi harga 1.0950 untuk Buy Limit ketika Ask EURUSD berada di 1.1000. Pastikan kamu tidak tertukar antara kolom harga dan volume.
4. Tambahkan Stop Loss dan Take Profit
Setelah menentukan entry, isi Stop Loss (SL) dan Take Profit (TP) sesuai rencana.
Untuk pengaturan awal:
| Jenis order | Letak Stop Loss | Letak Take Profit |
|---|---|---|
| Buy Limit | Di bawah harga entry | Di atas harga entry |
| Sell Limit | Di atas harga entry | Di bawah harga entry |
SL dan TP tersebut berlaku setelah pending order berhasil membuka posisi. Jika kamu membiarkan kolomnya kosong, order tidak memiliki level perlindungan tersebut.
Untuk memahami pengaturannya lebih lanjut, baca tutorial cara memasang Stop Loss dan Take Profit di MT5 HP.
5. Tentukan Masa Berlaku
Jika tersedia, buka bagian Expiration untuk mengatur masa berlaku pesanan.
Misalnya, pilih Today agar order hanya berlaku selama hari perdagangan tersebut. Pilihan yang tersedia mengikuti pengaturan server broker.
6. Kirim dan Periksa Order
Sebelum melanjutkan, cek instrumen, jenis order, volume, harga, SL, dan TP. Jika semuanya sesuai, ketuk Place/Pasang, lalu tunggu konfirmasi berhasil. www.metatrader5.com
Terakhir, buka menu Trade dan cari pesanan pada daftar pending order. Selama pesanan masih menunggu, kamu belum memiliki posisi terbuka dari order tersebut.
Apabila rencana entry berubah, kamu bisa mengikuti cara menghapus pending order di MT5 HP untuk membatalkan pesanan yang masih menunggu.
Mengapa Pending Order Gagal?
Apabila aplikasi menolak pesanan, baca pesan kesalahan terlebih dahulu. Kemudian, periksa beberapa hal berikut:
- Harga pesanan sesuai dengan jenis order.
- Volume mengikuti ketentuan minimum dan kelipatan lot.
- Jarak harga serta SL/TP memenuhi ketentuan broker.
- Waktu kedaluwarsa masih berlaku.
Sesuaikan bagian yang bermasalah sebelum mencoba kembali. Hindari mengubah harga atau memperbesar lot tanpa mempertimbangkan risiko.
Coba melalui Akun Demo
Mulailah dengan satu pending order agar kamu lebih mudah memahami prosesnya. Setelah itu, periksa perubahan status melalui menu Trade.
Kamu bisa mengunjungi halaman pendaftaran XM, lalu menggunakan akun demo untuk berlatih. Tetap ingat bahwa pending order tidak menjamin transaksi pasti terjadi atau menghasilkan keuntungan.



